Bandung, TeropongMedia.id - Meski di rumah, pernahkah kamu mencoba berpakaian sendiri? Mungkin ruangannya sempit, tapi terlalu penuh.
Hal-hal yang hening membuat pikiran sulit untuk tetap diam dan rileks. Di sinilah lahir tren detoks luar angkasa, yakni memerintahkan objek untuk menenangkan diri.
Beberapa tahun terakhir, space detox telah menjadi gaya hidup baru, terutama di kalangan banyak anak muda, terutama generasi yang memahami pentingnya kesehatan mental.
Mereka tidak hanya menginginkan ruangan yang rapi, namun juga suasana damai yang menunjang produktivitas.
Biasanya kegiatan ini dimulai dari hal-hal kecil seperti membersihkan meja, menata pakaian lebih lanjut, membungkus ruangan, membuat ruangan terasa lebih luas, dan menata kembali ruangan.
Menurut Michael Carollo, psikolog klinis di Columbia University, lingkungan yang berantakan meningkatkan tingkat stres karena membuat seseorang merasa memegang kendali.
“Ketika ruang di sekitar kita berantakan, otak menafsirkannya sebagai kekacauan yang perlu diselesaikan, dan sebagai kekacauan yang bisa menambah stres,” kata Carollo.
Pernyataan tersebut sesuai dengan hasil beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa rumah yang berantakan mempengaruhi suasana hati dan kesejahteraan mental.
Sejumlah laporan populer menunjukkan bahwa anjing liar meningkatkan hormon stres (kortisol) dan menurunkan kemampuan berkonsentrasi.
Untuk belajar
Perawatan kesehatan mental! 34 persen remaja Indonesia merasa kesepian karena ponsel
Tanggal 28 Mei diperingati sebagai Hari Kebersihan Menstruasi
Sebaliknya, lingkungan yang bersih dan rapi dapat menimbulkan rasa tenang sehingga memudahkan seseorang berpikir jernih dan meningkatkan kualitas tidur.
Menariknya, bagi banyak anak muda, detoksifikasi ruang angkasa tidak dianggap sebagai bentuk perawatan diri yang adil namun menyenangkan.
Tantangan media sosial seperti #Beresberallenge dan #CleanWithMe telah menjadi ruang untuk berbagi semangat positif.
Melalui estetika sebelum video, mereka mendapatkan kepuasan melihat perubahan nyata di sekitar mereka.
Hanya sebuah gambar luar angkasa, detoks kosmik mengajarkan arti "melepaskan". Segala sesuatu yang dihancurkan menjadi simbol melupakan hal-hal yang sudah tidak relevan lagi.
Saat ruang meluas, pikiran pun ikut berkembang. Rumah yang tepat bukan hanya soal eksteriornya, tapi juga cara kita bernapas dan bertumbuh.
Terakhir, detoksifikasi luar angkasa dapat menjadi langkah awal untuk menjadi lebih sadar di dunia yang serba cepat. Pengorganisasian bukan sekedar pengorganisasian secara fisik, tapi juga tentang perdamaian, belajar mengambil sudut, dari sudut, dari sudut, yang terlalu penuh dalam hidup kita.
(Risdawati/Unla Inter/Aak)
Berita Terkini