Bogor, Teropongmedia.id - Di desa Sucoxmur, desa Sukamakmur, desa Sukamakmur, di desa Suoastmur, total, di desa Sukamakmur, semua, di desa Sukamakmur, di desa Sukamakmur, semua, di desa Sukamakmur, semuanya meninggal, dan yang lainnya terluka di desa Sukamakmur.
Bogor Bupati Ruddio Susano mengatakan bahwa lebih dari 80 orang telah tiba di jumlah korban. Pada pukul 08.30, insiden itu sekitar pukul 08.30 sementara di konvensi Nabi Muhammad, ketika jemaat memegang kelahiran Nabi Muhammad.
Menjelaskan restik, tanah telah mencapai bagian dalam, di luar dan perjuangan bangunan.
"Teras bangunan itu berada di tepi orang miskin, dan tepi yang tidak perlu, dan akhirnya tidak tahan dengan beban," kata Rudi.
Dia menyatakan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan meminta semua pihak untuk datang dalam kecelakaan ini.
"Kami meminta maaf sebanyak mungkin, dan kami berharap keluarga para korban akan diperkuat."
Rududi juga menekankan bahwa pengumpulan pengumpulan data masih merupakan tim bersama di lapangan.
Korban
Bencana Regional Regional Regional Bogor (BPBD), yaitu Iri Susancenini (Sukamakmur, Young dan Nur Yaya (Sukamakmakmur), Young dan Nurvel.
BOGR CITY, Rumah Sakit Pommy, Ciawi Bhakti Perc) Klinik Marji, Klinik Sukamuju, Klinik Sumarima, Klinik Syarima dan Klinik Arafa.
Menurut laporan BPBD, ketiga korban terluka parah, dan 25 usia lainnya menikah.
Salah satu korban diizinkan pulang, dan sebagian besar masih mengizinkan perawatan intens yang diobati.
Proses evakuasi melakukan tim gabungan yang terdiri dari Trc Cud, Tia, Parit, Damar, dan Relawan.
Laporan pertama diterima dari pejabat pedesaan di VIB, proses evakuasi korban di Via dan proses evakuasi berakhir hingga siang hari. Acara ini disebut salah satu kecelakaan terbesar di wilayah Bogool untuk tahun 2025.
Baca lagi
Sertifikat tragedi ucapan selamat dari tragedi Takelim: tiba -tiba runtuh
Riza Chaldiddin Lux House di Bogor
Kronologi
Ketika Taklim menanggung kehidupan Gereja Takelim, Majelis Taklim jatuh, dan ulang tahun Nabi.
Bangunan, sebuah bangunan, berpartisipasi, berpartisipasi, berpartisipasi, dan mencapai sekitar 150 orang.
Peristiwa itu terjadi, mengumpulkan teras, jatuh ke gedung bangunan, saling menyiksa, dan menyentuh reruntuhan.
Berdasarkan informasi terbaru, ketiga militan terbunuh, sekitar 80 orang terluka kejam di berbagai tingkatan.
Semua korban saat ini secara intensif di kota Bogor.
Proses evakuasi para korban dilakukan oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran dan sukarelawan.
Investigasi lebih lanjut masih diadakan untuk menentukan penyebab pasti pembangunan rakitan Takluim dari simor, Bogrry Bupati.
(Aak)
Berita Terkini