TeropongMedia.id - Bandung Film animasi “Garuda in Garuda” siap melangkah di kancah internasional. Tokyo Gap berpartisipasi dalam pasar produksi hiburan berdasarkan pasar pembiayaan, sebuah acara penting yang mengumpulkan proyek film bersama dengan calon investor dan mitra global dari berbagai negara.
Keikutsertaan produser Shanti-Shanti dalam kata "Garuda" mengacu pada kata "Garuda", apalagi Jepang dikenal sebagai pusat industri animasi dunia.
“Kami melihat Jepang sebagai pusat animasi/animasi karena baru pertama kali kami membuat film animasi, seperti yang kami kutip dari variety Shanti (28/1025).
Shanti menambahkan, kesempatan ini tidak hanya menjadi kesempatan pembelajaran bagi kolaborasi internasional, namun juga bagi tim kreatif yang baru pertama kali menggarap proyek animasi feature-length.
Tiga tahun pembangunan
Produksi film di Garuda Dhadaku sedang dalam tahap pengembangan selama tiga tahun. Namun, basic fun and entertainment masih mencari formula terbaik dari segi finansial dan investasi agar proyek ini terlaksana sesuai rencana.
“Proyek ini memakan waktu lama karena ini full-length pertama kami dan kami punya tim baru,” katanya.
Saat ini Base Entertainment telah bermitra dengan Baronson untuk bermitra dengan Parasit Film Pemenang Oscar dan Parasit Film Pemenang Oscar, yang dikenal sebagai agen penjualan film.
Dan juga:
Bioskop Abdi dan Nan Jaya
Berdasarkan kisah nyata: The Last Look siap menyentuh hati penontonnya
Rilis direncanakan pada tahun 2026 di Indonesia
Meski Shanti masih dalam tahap pengembangan, pada semester pertama tahun 2026 "Aku Garuda" di Garuda, "Garuda" di Indonesia, "Garuda" di Indonesia, "Garuda" di Indonesia, "Bapak dan Ayah" di Indonesia, "Garuda" di Indonesia.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkenalkan film animasi Indonesia ke pasar yang lebih luas. Juga untuk mengukuhkan potensi industri animasi Nasional di kancah internasional.
Garuda in My Father bercerita tentang Putra, seorang bocah lelaki berusia 13 tahun yang menderita asma, namun bercita-cita bermain untuk Timnas Sepak Bola Indonesia.
Setelah menghadapi ejekan saat terpilih di sekolah sepak bola Sanca Perkasa, Putra menemukan dalam diri Gaga semangat Gaaga, semangat Garuda yang bersinar dan memberinya kekuatan dan keterampilan luar biasa.
Ceritanya menggabungkan petualangan, komedi, dan aksi olahraga untuk menciptakan pengalaman sinematik yang menarik dan menghibur.
Animator Artikel, Ronnie Gani
Film ini disutradarai oleh Ronnie Gani, seorang animator berbakat yang sebelumnya mengerjakan proyek film Marvel Studios.
Kami berharap partisipasi Ronnie dapat meningkatkan standar visual dan teknis dari Ayah Garuda, serta memperkuat posisi film tersebut sebagai salah satu proyek animasi Indonesia yang paling dinantikan.
(Hafidah Rismyananti/Buddha)
Berita Terkini