BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID - Kebakaran masih menjadi ancaman serius di kawasan pemukiman Kota Bandung. Namun, di balik setiap kecelakaan kebakaran, ada satu hal penting yang terlambat dilakukan masyarakat: pencegahan dan pelaporan dini.
Hal tersebut diungkapkan Adhli Al-Afwan Izwar, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, pada talkshow “Pencegahan kebakaran dimulai dari kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat”.
Menurut Adley, peran masyarakat paling penting dalam pencegahan kebakaran. Selain itu, lebih dari 60 persen kecelakaan kebakaran bermula dari aktivitas sehari-hari dalam keluarga. Seperti penggunaan listrik yang tidak aman, kebocoran gas, dan pembakaran sampah sembarangan.
“Kadang masyarakat baru menghubungi kami saat api sudah meluas. Padahal, jika informasi diberikan lebih cepat, penanganannya akan lebih maksimal,” ujarnya.
Dijelaskannya, standar waktu respon Dinas Damkarmatan Kota Bandung sangat baik. Menurut standar Home Office, waktu respons ideal adalah 15 menit. Sedangkan Kota Bandung saat ini mampu mencapai waktu respon rata-rata 8 menit 39 detik.
“Untuk menunjang kecepatan pembangunan, Dinas Damkarmatan Kota Bandung memiliki empat UPT yang tersebar di wilayah timur, utara, barat, dan selatan Kota Bandung,” jelasnya.
Meski demikian, menurut Adhli, upaya pencegahan masih menjadi fokus Dinas Damkarmatan Bandung untuk saat ini. Beragam edukasi dan pelatihan sehari-hari dilakukan di sekolah, masyarakat, maupun di lingkungan RT dan RW, agar masyarakat memahami pencegahan kebakaran dan cara pencegahannya.
“Kita perlu fokus tidak hanya pada pemadaman listrik, tapi bagaimana masyarakat mempersiapkan dan melakukan tindakan pencegahan sejak awal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada menjelang musim kemarau panjang yang diperkirakan akan dimulai pada Juni hingga September 2026.
“Cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran, terutama dari alang-alang dan sampah kering di sekitar,” ujarnya.
Dinas Damkarmatan Kota Bandung juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam latihan pemadaman kebakaran. Warga, sekolah, dan masyarakat dapat mengajukan permohonan studi formal ke Dinas Damkarmatan Kota Bandung di Jalan Sukabumi.
Meski angka kecelakaan kebakaran di Bandung mengalami penurunan sekitar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko kebakaran semaksimal mungkin.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites. In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website. The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Jasa Backlink
Download Anime Batch